Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islam. Tampilkan semua postingan

Meriahnya Peringatan Maulid Nabi di Ciamis


Nah photo-photo ini saya ambil saat pulang ke kampung halaman saya di Ciamis,sangat meriah semua elemen masyarakat ambil bagian dalam acara karnaval memperingati maulid Nabi MUHAMAD SAW yang di lanjutkan dengan MTQ tingkat kabupaten Ciamis.
READ MORE - Meriahnya Peringatan Maulid Nabi di Ciamis

tata cara sholat istikharoh.

�Ushalli sunnatal istikhaarati rak�ataini lillaahi ta�aalaa�. Allahu Akbar. Artinya : Saya berniat shalat sunnat Istikharah dua rakaat karena Allah Ta�ala. ALLAHU AKBAR.dengannya�.
> "Aku niat shalat sunah Istikharah karena Allah"
> Membaca doa Iftitah
> Membaca surat al Fatihah
> Membaca satu surat didalam al quran. Afdhalnya, rakaat pertama membaca surat al Kafirun dan rakaat kedua membaca surat al Ikhlas.
> Ruku' sambil membaca Tasbih tiga kali.
> I'tidal sambil membaca bacaannya
> Sujud yang pertama dan membaca Tasbih tiga kali
> Duduk antara dua sujud dan membaca bacaannya
> Sujud yang kedua dan membaca Tasbih tiga kali.
> Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.
Selesai shalat Istikharah bacalah zikir yang mudah dan kemudian mohon petunjuk Allah untuk menentukan yang lebih baik,tutup dengan membaca do�a sebagai berikut :

"Bismillahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillahi rabbil �aalamiin. Wash shalaatu was sallamu � alaa asrafil mur saliina sayyidinaa muhammadin wa � alaa aalihii wa shah bihii ajma�iin. Allahumma innii astakhiruuka bi�ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as-aluka min fadhlikal �azhiimi fa-innaka taqdiru walaa aqdiru wa ta�lamu wa- laa a�lamu wa anta � allaamul ghuyuubi. Allahumma in-kunta ta�lamu anna haadzal amra ( kata haadzal amra diganti dengan perkara yang sedang kita hadapi. Misalnya ketika memilih jodoh, kata haadzal amra diganti dengan nama orang yang kita maksud, misalnya Ahmad atau..(bagi yang perempuan) atau Fathimah atau�(bagi yang laki-laki). Jadi bacannya menjadi.. In kunta Ta�lamu Anna Ahmad atau�. atau In kunta Anna HaaDzan Nikah bila pilihan hanya satu orang untuk menentukan sikap jadi menikah atau tidak) Khairun lii fii diinii wa ma�aasyii wa �aaqibati amrii faqdirhu lii wa yassir hu lii tsumma baarik lii fiihi wa in kunta ta�lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma�aasyii wa � aaqibati amri fashrifhu �annu fashrifnii �anhu waqdirliyal khaira haitsu kaana tsumma ardhinii bihi�.
READ MORE - tata cara sholat istikharoh.

Pesan amirul mukminin UMAR BIN KHATAB,motivasi islam.

''Perlakukanlah semua orang dengan integritasmu, keadilanmu dan majlismu supaya jangan ada orang yang berkedudukan dan kuat mengharapkan ketidak-adil-anmu sementara orang lemah merasa putus asa dari keadilanmu."

Dan inilah pesan selengkapnya dari Amirulmukminin Umar Bin Khattab kepada Gubernurnya Abdullah Bin Qais,

Bismillahirrahmannirrahim,
Dari hamba Allah Amirulmukminin kepada Abdullah Bin Qais
1.Jika diajukan kepada anda suatu perkara maka laksanakanlah jika bagi anda sudah nyata dan jelas.
2.Tak ada gunanya berbicara tentang kebenaran tanpa ada pelaksanaan.
3.Perlakukanlah semua orang dengan integritasmu, keadilanmu dan majlismu supaya jangan ada orang yang berkedudukan dan kuat mengharapkan ketidak-adil-anmu sementara orang lemah merasa putus asa dari keadilanmu.
4.Bukti yang jelas bagi yang berhak dan sumpah bagi yang tidak mungkir.
5.Menempuh jalan kompromi di kalangan Muslimin diperbolehkan, kecuali berdamai untuk menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.
6.Suatu perkara yang sudah anda putuskan kemarin, dan dengan kesadaran batinmu hari ini, hati nuranimu hendak mengatakan peninjauan kembali jangan segan untuk kembali kepada kebenaran.
7.Kebenaran itu azali dan mengoreksi kembali suatu kebenaran lebih baik daripada terus- menerus hanyut dalam kesalahan.
8.Janganlah sekali-kali anda gelisah, jemu dan merasa terganggu karena pertengkaran dan bersembunyi saat terjadi pertengkaran.

Semoga kita semua dapat mengambil ibrah/ pelajaran dan menjadikanya motivasi dari dalam pesan ini, aminn.

Di kutip dari shofiq.wordpress.com
READ MORE - Pesan amirul mukminin UMAR BIN KHATAB,motivasi islam.

Sholat tahajud

Nabi Muhammad SAW bersabda: �Seutama- utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam� ( HR. Muslim )
Waktu Melaksanakan Sholat Tahajud :
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ?
Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya� hingga waktu subuh ( sepanjang malam ).
Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1. Sangat utama : 1 /3 malam pertama ( Ba�da Isya � 22.00 )
2. Lebih utama : 1 /3 malam kedua ( pukul 22.00 � 01.00 )
3. Paling utama : 1 /3 malam terakhir ( pukul 01. 00 - Subuh )
Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah ( dikabulkannya do�a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir.
Abu Muslim bertanya kepada sahabat AbuDzar : � Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?� Sahabat Abu Dzar menjawab :�Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.
� Rosulullah SAW bersabda :
�Perut malam yang masih tinggal adalah 1 /3 yang akhir.

Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.� (HR Ahmad)
Rosulullah SAW bersabda: � Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ).
Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya.
Dan itu berlaku setiap malam.� ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda :
�Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta�ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : � Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya.
Barang siapa yang meminta kepada-Ku,
Aku perkenankan permintaanya.
Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.� ( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka�at Shalat Tahajud tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 raka�at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 raka�at atau 13 raka�at, dengan 2 raka�at shalat Iftitah.
Cara mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 rakaat diakhiri satu salam.
Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :
� Shalat malam itu, dua-dua.� ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid,
bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka�at, sebagai berikut :
1) 2 raka�at shalat Iftitah.
2) 8 raka�at shalat Tahajud.
3) 3 raka�at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka�at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286.
Sedangkan pada raka�at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27.
Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.

Rasulullah SAW bersabda : �Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air.� (HR Abu Daud)
READ MORE - Sholat tahajud

MASJID DI TURKI CERMIN PRIBADI SEDERHANA


Bentuknya boleh sederhana, namun jamaah sudah berdatangan dari penjuru desa sebelum waktu shalat masuk Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya, bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, yaitu �Shanke Yadem� ( Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik dan mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Ceritanya begini : Di sebuah kawasan Al-Fateh, di pinggiran kota Istanbul ada seorang yang wara� dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar ia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, ia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya � Shanke Yadem� Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)� Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Ia mampu menahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab. Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita- ciatanya yang amt mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, kok Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita- cita mulia, yakni membangun sebuah masjid dan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairud ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak bisa berbuat kebaikan seperti Khairuddin Afandi. Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan yang terjadi pada AKhiruddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritana soerang yang miskin bisa membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: �Shanke yadem� ( Angap Saja Saya Sudah Makan). Subhanallah! Sekiranya orang-orang kaya dan memiliki penghasilan lebih dari kaum Muslimin di dunia ini berfikir seperti Khairuddin, berapa banyak dana yang akan terkumpul untuk kaum fakir miskin? Berapa banyak masjid, sekolah, rumah sakit dan fasilitas hidup lainnya yang dapat dibangun? Berapa banyak infra struktur yang dapat kita realisasikan, tanpa harus meminjam ke lembaga dan Negara yang memusuhi Islam dan umatnya? Jamah yang melimpah, tanda keberkahan dan amal sholeh dari harta yang halal dan bersih Kalaulah kaum Muslimin saat ini memiliki konsep hidup sederhana dan mementingkan kehidupan akhirat dan mengutamakan istana di syurga ketimbang rumah di dunia, seperti yang dimiliki Khairuddin Afandi, pastilah umat ini mampu meninggalkan yang haram dan syubhat dalam hidup mereka. Mereka pasti mampu mengalahkan syahwat duniawi yang menipu itu. Sebagai hasilnya, pastilah negeri-negeri Islam akan berlimpah keberkahan yang Allah bukakan dari langit dari bumi. Kenyataannya adalah sebaliknya.(Q.S. Al-A�raf / 7 : 96) Maka ambil pelajaranlah wahai orang-orang yang menggunakan akal sehatnya! Note : (FJ)Dari buku �Keajaiban Sejarah Ustmani� , oleh : Ust. Urkhan Mohamad Ali sumber: http://haxims.blogspot.com/2009 /12 / seorang-miskin-membangun-masjid-paling.html
READ MORE - MASJID DI TURKI CERMIN PRIBADI SEDERHANA

Kesilapan Hathib sebagai pengajaran

RASULULLAH SAW telah mengarahkan tentera kaum Muslimin supaya berkumpul, kerana hendak pergi berperang. Mereka akan menyerang orang kafir Quraisy di Mekah. Lebih kurang 12,000 kaum Muslimin yang datang dari seluruh pelosok kabilah dan telah memeluk Islam datang ke Madinah.

Ada seorang lelaki yang bernama Hathib bin Abu Balta�ah telah melakukan perbuatan yang menyalahi undang-undang agama dan negara.

Hathib menulis surat kepada beberapa orang Musyrikin di Mekah. Dia memberitahu bahawa Rasulullah akan datang untuk menakluk Mekah dalam masa yang terdekat itu. Seorang perempuan diarahkan membawa surat itu ke Mekah. Perempuan itu keluar secara senyap-senyap dari Madinah.

Namun, tidak lama selepas perempuan itu meninggalkan Madinah, Rasulullah telah memanggil tiga orang kanan baginda. Mereka ialah Ali, Zubir dan al-Miqdad.

�Pergilah kamu ke kebun Khakh. Di sana ada seorang perempuan membawa surat. Ambil surat itu daripadanya dan bawa surat itu kepadaku,� kata Rasulullah.

Maka tiga orang sahabat itu pun menunggang kuda menuju ke tempat yang dinyatakan. Di situ mereka menemui seorang perempuan yang sedang menunggang seekor unta. Mereka segera menyekat perjalanan unta perempuan itu.

�Berikan surat itu kepadaku,� kata mereka kepada perempuan itu.

�Saya tidak membawa surat,� nafi perempuan itu pula.

�Rasulullah pasti tidak akan berbohong. Baik engkau serahkan surat itu cepat sebelum kami mengapa-apakan engkau,� kata mereka mengugut perempuan itu.

Perempuan tersebut ketakutan mendengar ancaman itu. Dia pun mengeluarkan sepucuk surat dari dalam sanggulnya lalu menyerahkan kepada mereka bertiga. Selepas itu, dia pun dibenarkan pergi.

Surat itupun dibawa kepada Rasulullah dan baginda memeriksa surat itu. Rupa-rupanya Hathib yang mengirimkan surat itu. Hathib dipanggil mengadap Rasulullah.

�Apakah ini, wahai Hathib?� soal Rasulullah sambil menunjukkan surat yang berada di tangannya.

�Janganlah menghukum saya terlalu cepat, wahai Rasulullah. Dengarlah apa penjelasan saya,� kata Hathib ketakutan.

�Saya ada kawan-kawan daripada golongan kafir Quraisy. Namun saya bukan daripada golongan mereka. Ada di antara golongan Muhajirin di Madinah mempunyai kaum kerabat di Mekah yang boleh menjaga harta benda dan keluarga mereka yang tidak ikut berhijrah.

�Tapi saya tidak mempunyai kaum kerabat seperti mereka. Saya ingin melakukan sesuatu kepada kawan-kawan supaya mereka akan menjaga keluarga saya yang lemah di Mekah. Saya berbuat demikian bukan sebab kufur atau murtad, tetapi kerana inginkan perlindungan kepada keluarga dan harta benda saya,� kata Hathib.

�Dia menyata yang sebenarnya,� kata Rasulullah. Allah telah berfirman: �Kerjakanlah apa yang kamu kehendaki, Aku telah memberi ampun kepada kamu�.

Oleh sebab Hathib turut serta dalam Perang Badar, maka Allah mengampunkan dosa lelaki itu. Hathib pun mengucap kesyukuran dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

PENGAJARAN
- Walaupun kita sayangkan ahli keluarga kita, kita perlulah mendahului kasih sayang kepada Allah dan agama Islam. Beriman dan taat kepada Rasulullah dengan sepenuh hati akan memperoleh kejayaan.

PERBENDAHARAAN KATA
- Musyrikin: orang yang menyekutukan Allah
- Nafi: tidak mahu mengaku
- Kufur: kafir

INFORMASI
- Hathib terhitung sebagai salah seorang yang mendapat kedudukan mulia kerana telah turut dalam peperangan Badar. Rasulullah sudah berjanji bahawa orang Islam yang turut dalam perang Badar adalah mendapat hak-hak istimewa dan dimuliakan.

(Utusan Malaysia)

READ MORE - Kesilapan Hathib sebagai pengajaran

Motivasi Islam - Bersifat positif terhadap dunia

Oleh Mohd Shauki Abd Majid

Tuntutan al-Quran agar manusia aktif dalam mengharungi kehidupan dunia adalah sesuai dengan status dan fungsinya sebagai manusia. Manusia terdiri daripada roh dan jasad.
Kedua-duanya memerlukan santapan jasmani dan rohani. Di dalam al-Quran manusia dituntut seimbang antara rohani dan jasmani. Dari mana manusia mengetahui Islam mengajarkan bahawa jasmani dan rohani harus seimbang?

Ternyata kata al-hayaat dan al-mamaat di dalam al-Quran yang jumlah hurufnya sama iaitu enam dan ini berulang sama banyak iaitu 145 kali. Jadi ini salah satu bukti bahawa antara rohani dan jasmani diperintahkan agar seimbang.

Jadi salah, jika ditekankan bahawa yang penting adalah solat atau yang penting kerja. Hakikatnya yang betul adalah solat dikerjakan pada waktu solat dan kerja dilakukan pada waktu bekerja. Inilah yang dituntut oleh agama agar manusia menjalani hidupnya secara realistik.

Kejadian manusia yang terindah ini adalah kerana keseimbangan dan kesesuaiannya, sebab itu Islam sahajalah satu-satunya agama yang penuh perseimbangan yang dapat membimbing manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Nabi s.a.w bersabda yang bermaksud: Bukan yang terbaik di antara kamu yang mendahulukan akhirat sementara dunia ditinggalkan atau mendahulukan dunia sementara akhirat ditinggalkan. Yang terbaik di antara kamu adalah yang menghimpun keduanya.

Pemahaman yang tidak komprehensif terhadap ayat-ayat dan hadis-hadis telah mendorong sebahagian orang Islam untuk hidup secara zuhud, menahan diri dari hal-hal yang bersifat duniawi. Sebaliknya mendorong mereka untuk hidup secara solih.

Bahkan ada yang hidup secara ekstrem dan berkelakuan seperti rahib dengan menolak segala kemewahan dan kesenangan hidup, tidak mempedulikan makan minum, berpakaian seadanya, tidak memikirkan harta kekayaan dan sebagainya, kerana takut terpedaya oleh pesona dunia.

Demikian tanpa sedar manusia yang diperdaya oleh syaitan menyimpang dari as-Shiraath al-Mustaqim dan menbawa kepada sikap ekstrem yang tidak sesuai dengan agama Islam yang sebenar.

Secara umumnya memang kehidupan dunia berpotensi besar melalaikan atau melengahkan. Dalam surah al-Hadid ayat 20 Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud: Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasaan (yang mengurang) juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah-megah di antara kamu (dengan kelebihan, kekuatan, dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakan harta benda dan anak-anak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke satu masa tertentu), selepas iti engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur bersepai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (disediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia itu), dan (ada pula keampunan besar serta keredhaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya.

Hakikat

Hakikatnya ayat ini dan ayat-ayat yang serupa, bukan kecaman terhadap dunia, yang menjadikan seseorang harus mengutuk dan mengabaikannya. Ayat ini dan ayat-ayat semacamnya, menggambarkan kehidupan duniawi orang-orang yang melalaikan agama. Bagi orang-orang yang beriman mereka menjadikan dunia sebagai ladang untuk akhirat. Mereka berupaya meraih dunia dengan berpedoman nilai-nilai Ilahi, bahkan berusaha menguasainya. Akan tetapi, tidak menjadikan dunia menguasai diri mereka
Rasulullah adalah dikatakan makhluk yang paling mulia tanpa tandingan. Rahsianya bukan kerana baginda raja atau hartawan dan sebagainya, tetapi hanya kerana baginda adalah sebenar manusia yang dapat mendaki kemuncak kemanusiaannya. Itulah apa yang dikenali sebagai insan Kamil iatu baginda makan dan minum, tidur dan berkahwin seperti manusia lain.
Rasul sendiri bersabda: Hiburilah hatimu dari saat ke saat. Beliau membolehkan menyanyi dan mendengarnya, selama nyanyian itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Beliau tertawa, bergurau dan berolahraga. Baginda adalah hamba Allah yang paling bertakwa.
Ramai yang silap faham menganggap yang mulia dan bertakwa itu ialah tidak ada langsung kehidupan dunia. Mereka ingin terus berpuasa atau solat tanpa tidur.
Rasulullah pernah bersabda bermaksud: akulah yang paling takut dan arif dengan Tuhan kamu semua tetapi aku puasa dan aku berbuka dan aku tidur dan aku bangun berjaga malam untuk solat dan aku kahwini wanita maka siapa yang tidak ingin mengikut sunahku dia bukan umatku.(Riwayat Muslim).
Sebenarnya apa yang dimaksudkan kehidupan orang yang bertakwa tidak bererti dunia diabaikan. Takwa adalah dasar untuk kehidupan dunia dan akhirat. Allah banyak membicarakan di dalam al-Quran bahawa seseorang yang bertakwa akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
Orang yang bertakwa akan mempertahankan perseimbangan dunianya dan akhirat, perseimbangan dalam kehidupan rumah tangga, juga dalam setiap urusan yang lain.
Allah mengingatkan bahawa kita tidak boleh meninggalkan masalah dunia dan harus berbuat baik sebagaimana Allah berbuat baik kepada kita.
Firman Allah s.w.t. dalam surah An Nisaa� ayat 134 yang bermaksud: Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia sahaja (maka ia rugi), kerana di sisi Allah ada pahala di dunia dan di akhirat. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Sekalipun mesej takwa lebih berorientasikan akhirat, seseorang yang bertakwa juga akan mendapatkan dunia.
Dalam al-Quran diingatkan, kita harus faham akan kehidupan di dunia. Kalau tidak, di akhirat nanti kita akan kebingungan. Sikap Muslim menghadapi dunia ini harus positif, dengan hidup sebagai khalifah yang mewakili Allah untuk mengatur dan memakmurkan dunia.
Oleh kerana itu manusia diharamkan merendahkan diri terhadap alam raya ini, sebab dengan demikian itu manusia telah menpersendakan rencana dan ketentuan Allah yang memulia dan melebihkan manusia terhadap makhluk-Nya yang lain.
Sikap rendah diri atau tidak terdaya menghadapi dunia adalah tercela, kononnya bersikap pasrah kepada dunia. Sikap pasrah dan tawaduk (merendahkan diri) hanya ditujukan kepada Allah yang telah mencipta seluruh isi alam ini untuk manusia.
Dengan sikap sebagai khalifah atau pengurus alam ini, manusia akan mampu menakluki alam dengan mengembangkan ilmu pengetahuan mereka tentang sunah Allah yang mengatur alam ini.
* Penulis ialah Pengurus Penyelidikan YADIM.
READ MORE - Motivasi Islam - Bersifat positif terhadap dunia

Motivasi Islam - Sheikh Sharifuddin Khalifa - budak 5 tahun lahir dari keluarga bukan Islam pakar mengenai islam



Walaupun dia bukan lah graduan yang ada ijazah, dalam umur 1 tahun dia telah pandai membaca Quran dan dia boleh bertutur dalam 5 bahasa iaitu Inggeris, Perancis, Itali, Arab dan Swahili tanpa pergi belajar....dan ayat pertama yang diucapkan adalah " kalau kamu beriman kamu akan diterima oleh Allah" yang dicakap dalam bahasa arab padahal dia bukan lah orang arab dan dia juga berkata bahwa dia akan hafiz Quran dan akan menghafal semua maksud Quran pada masa itu umutnya baru 1 tahun setengah dan dia juga sembahyang 5 waktu sehari pada waktu itu.

Budak ini dilahirkan dalam keluarga kristian dan sejak berlaku keajaiban pada budak ini... ibu bapanya pun memasuki agama Islam... begitu hebatnya kuasa Allah. tak terjangkau oleh akal....dan orang Islam yang telah melihat kejadian ini telah beriman dengan Allah dengan sebenar benarnya dan orang bukan Islam yang telah melihat kejadian ini telah memasuki agama Islam.

Sekarang ini dia telah bergelar sheikh sharifuddin dan sekarang dia telah berumur 5 tahun dan sudah tahu semua isi Quran....ingatlah tiada yang mustahil bagi Allah.

READ MORE - Motivasi Islam - Sheikh Sharifuddin Khalifa - budak 5 tahun lahir dari keluarga bukan Islam pakar mengenai islam