Tampilkan postingan dengan label Inspirasi psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi psikologi. Tampilkan semua postingan

Mengenal Perasaan Hati Seseorang

Biasanya kita sering tidak mengerti bagaimana cara yang harus kita lakukan untuk dapat mengetahui perasaan hati seseorang. Mungkin dengan insting, kita dapat mengetahuinya. Akan tetapi, bagaimana jika insting kita tidak cukup kuat untuk merasakannya? Apakah ada cara lain yang dapat kita gunakan untuk mengetahui perasaan hati seseorang lewat petunjuk nyata? Ada!

Memahami dan mengerti perasaan hati orang lain sangat penting agar kita dapat bersikap lebih empati tentang apa yang sedang mereka rasakan. Jika mereka senang, tentu akan membawa kebaikan pada diri kita sendiri juga. Sebaliknya, jika hati mereka sedang galau dan tidak nyaman kita pun dappat datang untuk menawarkan sebuah bantuan atau sekadar menghiburnya.

Apa indikatornya?

Senyuman

Yup, hal yang satu ini jelas sangat mendominasi untuk mewakili suasana hati seseorang. Jika hati seseorang itu sedang senang, maka saat kita menyapanya dia akan tersenyum lebar menampakan senyuman bibir dan seluruh raut wajahnya. Sedangkan jika suasana hati seseorang sedang tidak nyaman, maka apabila kita menyapanya orang tersebut akan cenderung menampakan senyuman pada bibirnya saja dan bukan senyuman pada seluruh raut wajahnya.

Kontak mata

Hal ini juga mudah ditebak. Jika seseorang sedang nyaman karena senang hatinya, maka saat kita mengajaknya berbicara akan lebih sering tatapan matanya kepada kita. Akan tetapi, saat suasana hatinya sedang galau maka intensitas kontak matanya dengan kita akan jauh lebih sedikit karena mereka akan cenderung mengalihkan perhatiannya dengan menoleh melihat benda-benda lain di sekitarnya.

Gaya bicara

Orang yang senang hatinya, saat diajak bicara akan terkesan lugas dan tidak terkesan jaim untuk menyembunyikan sesuatu. Pembawaannya dalam berbicara lepas dan seakan tanpa beban di hati. Berbeda dengan orang yang sedang tidak nyaman hatinya, gaya bicaranya terkesan hanya sebatas menimpali jawaban dan itu pun sepatah-patah sekenanya tanpa memiliki inisiatif untuk bertanya guna menghidupkan suasana pembicaraan.

Memahami suasana perasaan hati seseorang itu sangat penting. Terlebih kepada orang yang kita cinta dan sayangi. Karena bagaimana pun juga sudah kewajiban kita untuk menjaga hatinya agar selalu berada dalam orbit keceriaan tanpa ada sedikit pun kemurungan. Jika hatinya sedang sedih, hiburlah agar ceria kembali. Jika hatinya sedang senang, maka senangkanlah agar suasana hatinya semakin bahagia.
Semoga bermanfaat teman..
READ MORE - Mengenal Perasaan Hati Seseorang

TIPS MENGHADAPI WAWANCARA

dalam proses melamar pekerjaan, wawancara merupakan sebuah bentuk test yang paling menentukan keberhasilan untuk diterima atau tidaknya.
hal ini dimungkinkan karena wawancara merupakan sebuah test yang tidak memiliki standar baku dalam penilaiannya. sehingga untuk mendapatkan hasilnya, pewawancara akan menilai secara subjektif apakah peserta wawancara tersebut sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh pewawancara atau tidak. wawancara menggambarkan bagaimana kepribadian kalian dalam bersikap, bertutur kata, dan berhubungan untuk bekerja sama dengan orang lain. meskipun kalian memiliki intelektual yang tinggi, tetapi hal ini sama sekali tidak menjamin jika kalian akan sukses dalam wawancara.
wawancara setidaknya membutuhkan kemampuan verbal kalian dalam berkomunikasi untuk mengungkapkan kebaikan apa yang sebenarnya ada dalam diri kalian. wawancara juga membutuhkan keterampilan persuasif agar pewawancara merasa bersimpati terhadap pembicaraan yang kalian lakukan.
dalam serangkaian test lamaran pekerjaan biasanya wawancara merupakan test terakhir yang sangat menentukan keberhasilan kalian. jadi, akan sangat disayangkan bukan jika kalian harus gagal dalam tahap wawancara padahal selangkah lagi kalian akan mencapai gerbang keberhasilan?
untuk itu, persiapkan diri sebaik mungkin sebelum proses wawancara berlangsung. banyak cara yang dapat kalian lakukan untuk mendukung keberhasilan wawancara.

beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendukung keberhasilan wawancara kalian seperti ;

1. motivasi diri.
berikan motivasi pada diri kalian agar kalian merasa yakin untuk sukses dalam wawancara nanti. pikirkan hal yang baik-baik agar merasa percaya diri dan bersemangat sebelum menjalani wawancara.

2. berlatih wawancara.
cobalah untuk iseng-iseng mencoba berwawancara dengan teman. ajak teman sebagai pewawancara untuk memberikan berbagai pertanyaan seputar lamaran kalian. selain melatih diri agar lancar berbicara dan tidak grogi, hal ini juga akan membantu kita untuk mengatahui prediksi pertanyaan apa yang akan ditanyakan. sehingga demikian, kita akan lebih mudah dalm menjawabnya karena sudah memiliki cadangan jawaban yang terlebih dahulu kita pikirkan atas prediksi pertanyaan tersebut.

3. persiapkan berkas wawancaranya.
sempatkan diri untuk mempersiapkan surat lamaran, cv, dan surat panggilan lamaran kalian. jangan sampai ada berkas lamaran yang ketinggalan, karena ini dapat menjadi kesalahan fatal dalam proses wawancara nanti.
usahakan juga untuk mengerti ruang lingkup perusahaan tempat wawancara kalian. sehingga kalian akan memiliki gambaran dan pengetahuan yang cukup dan berguana jika sewaktu-waktu pewawancara menanyakan hal-hal seputar kegiatan mereka sebagai intermezzo.

4. periksa lokasi.
sebelum menjalani wawancara, ada baiknya jika kita sudah mengetahui lokasi sebagai tempat berlangsungnya wawancara dengan survei secara langsung. dengan mengetahui rute menuju tempatnya kita akan menjadi lebih mudah saat perjalanan serta mengantisipasi dengan mengetahui alternatif jalan lain jika ada kendala dengan jalan yang menuju ke sana.
selain itu, kita juga akan mengetahui perkiraan waktu tempuh untuk sampai ke lokasi. usahakan untuk datang tepat waktu dan akan lebih baik jika kita sudah bersiap di lokasi setidaknya sepuluh menit sebelum wawancara dimulai. jika sampai terlambat, segera beritahu pewawancara tentang kejadian yang sedang dialami agar tidak merasa menunggu sesuatu yang tidak pasti. akan tetapi, usahakan agar hal ini tidak terjadi mengingat banyaknya pewawancara yang langsung menganggap gugur peserta wawancaranya apabila datang terlambat karena dianggap tidak menghargai waktu dan kurang disiplin.

5. berikan sapaan hangat.
saat sampai di lokasi wawancara, berikan senyuman hangat kepada satpam, resepsionis, dan karyawan karyawati perusahaan tersebut. senyuman dan sapaan ini akan membuat mereka menjadi akrab dengan kita. hal ini tentu akan menjadi nilai baik bagi kita untuk mendapatkan kesan pertama yang memuaskan dari mereka.
saat berhadapan dengan resepsionis, tuliskan semua data pada formulir yang disediakan secara lengkap dan dengan tulisan yang rapi agar mudah dibaca. ingat, wawancara hakikatnya adalah untuk menilai kepribadian kita. sedangkan tulisan itu sendiri sejatinya merupakan cerminan dari kepribadian seseoraang secara tidak langsung. jadi, buatlah kesan awal semenarik mungkin dan tidak berlebihan.

6. bersikap yang menawan.
sebelum masuk ruangan, jangan lupa untuk ketuk pintu terlebih dahulu. saat masuk, berikan sapaan ringan seperti selamat pagi atau ucapkan salam dan mulailah untuk berjabat tangan.
jangan duduk dahulu sebelum dipersilakan duduk, setelah itu duduklah dengan posisi yang tegap dan seimbang.
ingat baik-baik nama pewawancara kita.

7. fokus pada pandangan mata.
saat wawancara berlangsung, tetap tatap mata pewawancara dengan baik. jangan sampai menjawab pertanyaan dengan kodisi mata yang tidak fokus dan menoleh ke sana kemari. mata tidak pernah berbohong. karena itu, perhaikan dengan serius apa yang diinginkan dan dirasakan pewawancara dari tatapan matanya.
sesekali lakukan kontak mata untuk saat-saat yang membutuhkan keseriusan menjawab.

8. gunakan bahasa formal.
salah satu etika dalam wawancara yang baik adalah menggunakan bahasa yang formal. tunjukan jika kita mampu bersikap profesional dan tidak kekanak-kanakan dengan bahasa formal yang kita ucapkan tersebut. kepiawaian menggunakan bahasa formal juga menggambarkan jika kita adalah orang yang berintelektual tinggi.
berikan setiap pertanyaan jawaban yang jelas dan lengkap. uraikan jawaban kita seolah-olah kita sedang menjelaskan sesuatu kepada orang yang belum tahu apa-apa akan hal itu. selain itu, kita juga harus menjawab secara tegas dan menampakan keyakinan akan jawaban tersebut. lisankan dengan suara yang tidak terlalu kencang tetapi mantap untuk didengar.

9. jangan berlebihan.
meski dalam wawancara itu kita dituntut untuk mampu menampilkan hal-hali terbaik yang ada dalam diri kita, tetapi hal itu tidak berarti kita bebas mengarang-ngarang cerita tentang prestasi apa yang pernah kita capai. kita juga jangan sampai terlihat sok tahu dan bersikap terlalu sombong. biasakan untuk bersikap rendah hati selama wawancara berlangsung.
tunjukan juga energi dan rasa kepercayaan diri kita serta antusiasme terhadap jabatan dan bidang pekerjaan apa yang kita lamar, tetapi sekali lagi jangan sampai berlebihan.

10. tunjukan kontribusi kita.
berikan keyakinan pada pewawancara jika kita memang layak diterima dan mampu berkontribusi lebih pada perusahaan. ungkapkan apa saja yang mampu kita lakukan demi kemajuan perusahaan.
pikirkan kenapa perusahaan harus menerima kita?
jangan tanyakan apa yang akan diberikan perusahaan kepada kita, tetapi tanyakanlah apa yang mampu kita berikan kepada perusahaan tersebut.

11. ajukan pertanyaan.
sesaat sebelum wawancara berakhir, tunjukan rasa ketertarikan dan keantusiasan kita kepada pewawancara melalui sebuah pertanyaan yang berkualitas. melalui pertanyaan ini akan menjadi bahan pertimbangan pewawancara dalam menilai sejauh mana kita menguasai dan tertarik dalam bidang yang kita inginkan.
pertanyaan yang kita ajukan juga menggambarkan tingkat intelektualitas pemikiran kita. jadi, berusahalah untuk bertanya dengan materi pertanyaan yang berbobot dan berkualitas.

12. ucapkan terima kasih.
saat wawancara berakhir, tanyakan kepada pewawancara tentang apa yang harus kita lakukan selanjutnya. tunjukan senyuman hangat dan jangan lupa untuk berjabat tangan kembali sambil mengucapkan rasa terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada kita.

itulah beberapa tips yang dapat kita persiapkan dan lakukan demi menunjang keberhasilan wawancara kita. kuatkan mental kita. tanamkan rasa percaya diri dan keyakinan jika kita mampu untuk berhasil dalam proses wawancara yang akan kita hadapi.
dan jangan lupa untuk berdoa agar kita senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran saat wawancara berlangsung demi mendapatkan hasil yang terbaik bagi kita.
READ MORE - TIPS MENGHADAPI WAWANCARA

ETIKA BERJABAT TANGAN

bagi sebagian orang, berjabat tangan merupakan sebuah hal yang dianggap biasa karena seringnya intensitas mereka melakukan aktivitas tersebut. jika dalam hal yang informal, berjabat tangan secara ala kadarnya memang tidak terlalu dipermasalahkan. akan tetapi, bagaimana jika kita dihadapkan pada suatu kondisi yang mengharuskan kita untuk berjabat tangan pada situasi yang formal?
meski terlihat sepele, tapi dalam hal-hal tertentu yang bersifat formal melakukan sebuah jabat tangan merupakan kegiatan yang patut mendapat perhatian serius.
karena berjabat tangan memberikan kesan awal pada orang yang sedang kita ajak berjabat tangan. baik itu rekan kerja, pimpinan, bahkan teman baru, mereka pun akan memberikan penilaian awal secara keseluruhan terhadap diri kita melalui cara berjabat tangan kita ini.
apakah penilaian mereka itu kalian termasuk seseorang yang berwatak tegas, berkharisma, berwibawa, dan optimis tergantung dari kesan pertama ini.

untuk mendapatkan penilaian yang baik, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk melatih kemampuan kita agar mampu berjabat tangan kepada orang lain secara profesional ;

1. awali untuk mengajak berjabat tangan.
jika memungkinkan, cobalah untuk mengawali proses jabat tangan kalian. dengan bersikap antusias seperti itu akan membuat orang yang kita ajak jabat tangan itu merasa diperlakukan spesial dan merasa begitu penting posisinya untuk kalian.

2. secara formal, jabat tangan dilakukan pada posisi berdiri.
jika kalian sedang dalam keadaan duduk dan hendak berjabat tangan, maka segeralah berdiri saat jabat tangan berlangsung. hal ini akan mencerminkan rasa hormat kalian kepada orang yang sedang diajak berjabat tangan.

3. duduk setelah orang yang diajak berjabat tangan duduk.
ada baiknya kita menunggu sampai orang yang kita ajak jabat tangan duduk terlebih dahulu sebelum kita duduk. dengan memperlakukan seperti itu akan membuat seseorang merasa dihormati dan dihargai keberadaannya.

4. mantapkan posisi memegang tangan.
sebelum berjabat tangan, tangan kita harus kering dan tidak boleh lembab atau basah agar tangan kita tidak mudah lepas saat menggenggam tangan orang lain.
ketika berjabat tangan, pastikan jika jari-jari tangan dan telapak tangan kalian menggenggam erat tangan orang yang diajak jabat tangan. sebisa mungkin jangan terlalu kuat saat menggenggam tangannya. rapatkan jari dan letakan ibu jari di atas tangan orang tersebut. kemudian tempelkan keempat jari tangan kita yang lain pada telapak tangannya.
gerakan tangan kita ke atas ke bawah selama beberapa kali saat jabat tangan berlangsung dan jangan sampai berlebihan.

5. berikan tatapan mata.
lihatlah mata orang yang sedang kita ajak jabat tangan. jangan melihat ke arah tangan kita yang sedang berjabat tangan.
selain itu, penting sekali bagi kita untuk memberikan senyuman hangat untuk menunjukan rasa percaya diri dan rasa hormat kepadanya.

6. menyapa terlebih dahulu.
usahakan untuk menyapa terlebih dahulu lawan kita sebelum dia menyapa kita. ucapkan beberapa kata sapaan ringan dan singkat seperti ucapan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dsb.

7. akhiri dengan berjabat tangan kembali.
saat kalian mengakhiri pertemuan tersebut, jangan lupa untuk berjabat tangan kembali karena hal ini menunjukan sikap jabat tangan kita yang profesional.

berjabat tangan sekarang tidak hanya dipandang sebagai ajang formalitas belaka. namun, dengan berjabat tangan kita akan mengetahui bagaimana sikap orang tersebut dalam menghormati, memperlakukan, menghargai, bersopan santun, dan beretika pergaulan kepada orang lain. cara berjabat tangan di atas adalah formal dan juga digunakan dalam kondisi-kondisi yang bersifat formal.
sedangkan untuk hal-hal yang sifatnya tidak terlalu formal, kita dapat menggunakan cara berjabat tangan yang biasa tanpa harus memperlihatkan keseriusan cara berjabat tangan kita. sebenarnya yang harus kita ketahui adalah bagaimana kita dapat menempatkan cara berjabat tangn kita tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang kita hadapi.

READ MORE - ETIKA BERJABAT TANGAN

MEMODERNISASI HATI DAN PIKIRAN MANUSIA

manusia dilahirkan dengan hati dan pikiran yang sempurna.
kesempurnaan itu terlihat dari hasil kemunculan peradaban yang diciptakan oleh manusia selama ini.
selama berjuta-juta tahun yang lalu manusia telah berevolusi seiring dengan perkembangan zaman yang menyertainya. dimulai dari manusia purba hingga manusia abad modern seperti sekarang ini.

apa yang membedakan di antara perkembangan itu?
tidak hanya penampakan dari luar saja yang membedakannya, tetapi perbedaan yang lebih menonjol terlihat dari cari pemikiran dan kualitas rasa hati mereka.
manusia zaman purba cenderung memiliki kualitas pemikiran dan perasaan hati yang masih sederhana. hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan beserta tuntutan hidup mereka pada saat itu yang masih juga sederhana. manusia purba hanya mengenal bagaimana caranya untuk bertahan hidup dan melangsungkan perkawinan untuk mencegah kepunahan.
sedangkan manusia yang hidup pada zaman serba modern seperti sekarang ini memiliki kualitas pemikiran dan perasaan hati yang jauh berkembang lebih baik dari sebelumnya. manusia dituntut untuk menguasai banyak hal dalam rangka menjaga kelangsungan hidup mereka. selain itu, seiring dengan perkembangannya manusia juga meiliki kebutuhan-kebutuhan hidup baru yang harus dipenuhi, yang tentunya dalam usaha pemenuhan semua kebutuhan tersebut memerlukan kualitas pemikiran dan hati yang jauh lebih berkembang.

faktor lingkungan sebenarnya hanyalah sebagai faktor pendukung atas semua perubahan manusia, karena faktor penentu dalam munculnya perubahan itu adalah keinginan dalam hati manusia itu sendiri untuk berubah.
manusia memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk berubah. akan tetapi, semua itu akan menjadi sia-sia saja jika manusia tidak memiliki niatan atau keinginan untuk berubah menjadi yang lebih baik dalam hidupnya.
permasalahan di sini adalah apakah manusia itu mau untuk berubah menjadi lebih baik untuk hidupnya pada masa yang akan datang ataukah tidak.

meski faktor penentunya terlihat sederhana, tetapi memiliki keinginan untuk berubah menjadi lebih baik ternyata sangat sulit untuk dilakukan.
selain karena ketidaktahuan akan peranan perubahan ini di masa depan, manusia pada nyatanya juga enggan untuk melepaskan rutinitas pemikiran dan perasaan apa yang sudah biasa mereka miliki dan jalani sehari-hari.
misalnya adalah seseorang yang telah terbiasa untuk bersikap malas karena lingkungan dan tidak adanya gairah yang memacu orang tersebut untuk merubah sikapnya. permasalahan utamanya di sini terlihat karena orang tersebut tidak memiliki keinginan untuk merubah sikap malasnya bukan?
itulah contoh nyatanya, sebagian orang merasa susah untuk memiliki motivasi dalam memodernisasi hati dan pikiran mereka.

lalu sepenting apa arti medernisasi hati dan pikiran manusia ini?
sejauh perubahan itu dibutuhkan, maka peningkatan kualitas hati dan pikiran manusia sangatlah penting seiring perkembangan zaman.
bayangkan saja bagaimana jadinya hidup manusia ini jika manusia yang hidup pada zaman modern ini memakai cara hidup konvensional seperti cara hidup manusia sepuluh abad silam?
tidak rasional bukan? dan yang lebih mengena lagi adalah akibat yang akan ditimbulkan bukan?
seiring dengan tuntutan perkembangan zaman, memodernisasi hati dan pikiran manusia selalu dibutuhkan untuk mengatasi berbagai hambatan dan memberikan kemudahan dalam menikmati hidup di dunia ini.
berubah untuk maju. memodernisasi hati dan pikiran untuk kualitas hidup manusia yang lebih baik di masa depan.
READ MORE - MEMODERNISASI HATI DAN PIKIRAN MANUSIA

CARA MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

kecerdasan emosional merupakan salah satu bentuk kecerdasan yang memegang peranan penting dalam kesuksesan hidup kita.
tahukah jika kecerdasan emosional tersebut memiliki peranan yang dominan dalam mempengaruhi kesuksesan hidup kita?
faktanya adalah kecerdasan emosional tersebut mempengaruhi 80% tingkat kesuksesan dalam hidup kita.
lalu, bagaimanakah cara kita dalam mengasah kemampuan kecerdasan tersebut?

berikut ini merupakan beberapa langkah yang mesti kita terapkan dalam meningkatkan tingkat kecerdasan emosional (EQ) dalam diri kita, antara lain ;

1. mengenali emosi diri
mengenali emosi pada diri sendiri merupakan sebuah tindakan dimana kita dituntut untuk mampu mengetahui apa yang sebenarnya diri kita rasakan, serta pesan apa yang hendak diri kita kirimkan melalui emosi yang muncul pada diri kita tersebut.
misalnya emosi yang dapat kita rasakan adalah marah, kecewa, sedih, senang, gembira, dsb.

2. melepaskan emosi negatif
melepaskan emosi negatif merupakan sebuah hal yang sangat perlu kita lakukan jika kita ternyata merasakan sebuah emosi negatif ada dalam diri kita.
hal ini sangat penting untuk dilakukan karena secara tidak sadar emosi negatif tersebut justru akan menuntun langkah hidup kita untuk semakin mendekati hal negatif yang kita rasakan dan membuatnya berujung menjadi nyata.
tidak hanya kita, kerabat dekat, istri, anak, serta siapapun yang berada di sekitar kita akan terkena dampak negatifnya. jadi, sebisa mungkin saat kita merasakan adanya emosi negatif yang masuk dalam diri kita maka kita harus sebisa mungkin untuk melepaskannya.

3. mengelola emosi diri sendiri
sebenarnya emosi merupakan sebuah awal pertanda dan bukan merupakan sebuah hasil akhir. karena emosi merupakan sebuah sinyal tentang apa yang sebenarnya saat ini sedang kita rasakan dan bagaimana diri kita untuk menyikapinya.
kemampuan kita dalam mengendalikan emosi dapat membantu kita mencapai kesuksesan.
beberapa cara untuk mengelola emosi dalam diri kita adalah;
pertama, menghargai munculnya emosi dan dukungan serta peranannya terhadap hidup kita.
kedua, mengetahui pesan tersirat apa yang sebenarnya disampaikan dalam emosi yang muncul serta meyakini jika kita pun pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya.
ketiga, memposisikan diri agar selalu bergembira dalam setiap pengambilan tindakan untuk menanganinya.

kemampuan kita dalam mengendalikan diri merupakan hal yang paling penting dalam manajemen diri.
kita semestinya yang mengendalikan diri, bukan emosi yang justru mengendalikan emosi kita.

4. memotivasi diri sendiri
menata emosi dalam hal mengendalikan diri terhadap emosi untuk memperoleh kepuasan dan dorongan hati merupakan sebuah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang.
jika kita mampu untuk berlaku seperti ini, maka sejatinya kita sudah berjalan di jalur kesuksesan. kita akan cenderung bersikap produktif, kreatif, dan inovatif.

5. mengenali emosi orang lain
kemampuan mengenali emosi orang lain merupakan cara yang paling efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain.
dengan bersikap demikian, kita akan terlatih untuk bersikap empati terhadap apa yang orang lain rasakan. terbiasa untuk terlebih dahulu mengerti daripada dimengerti.
merupakan sebuah hal yang menyenangkan jika kita mampu berkomunikasi secara efektif dengan orang lain melalui pengenalan terhadap emosi orang lain ini.

6. mengelola emosi orang lain
mengelola emosi orang lain merupakan tahapan selanjutnya setelah kita mampu untuk mengenali emosi dari orang lain tersebut.
kemampuan mengelola emosi orang lain merupakan sebuah kemampuan yang dahsyat. secara umum manusia merupakan makhluk emosional. semua hubungan antar manusia di dunia ini didasari atas hubungan emosional yang erat.
jika kita mampu untuk mengelola emosi orang lain ini, maka kata akan dapat menjalani hiup dengan orang lain dengan lebih mudah.

7. memotivasi orang lain
memotivasi orang lain merupakan sebuah kemampuan yang paling akhir dalam tahap peningkatan kecerdasan emosional dalam diri kita.
kemampuan memotivasi orang lain berkaitan erat dengan hal kepemimpinan, dimana tugas seorang pemimpin tersebut untuk memberikan inspirasi, motivasi, dan solusi dalam membangun sebuah kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama.
READ MORE - CARA MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

selama ini kita hanya beranggapan jika tolok ukur kecerdasan seseorang hanya diukur dari kemampuan IQnya saja.
padahal, lebih dari itu terdapat jenis kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional yang justru lebih penting dalam menentukan tingkat kesuksesan hidup seseorang.
kecerdasan emosional atau yang sering disingkat dengan EQ sesungguhnya merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali emosi yang terdapat dalam dirinya sendiri maupun orang lain, serta mendayagunakan kemampuan menganalisa emosi tersebut dengan tindakan yang dapat memaksimalkan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.

menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli terkait kecerdasan emosional ini, jika 20% kesuksesan hidup seseorang ditentukan oleh IQ yang dimilikinya sedangkan 80% sisanya ditentukan oleh kecerdasan emosionalnya.
seseorang yang berIQ tinggi belum tentu sukses dalam menjalani hidupnya. orang yang berIQ tinggi cenderung tidak stabil dalam emosinya. karena emosi yang tidak stabil inilah membuat mereka sering merasa cemas, khawatir, gusar, dan bimbang dalam menjalani hidup.
seseorang yang berIQ tinggi cenderung mudah stres jika gagal dalam sebuah permasalahan, kurang mudah bergaul dalam masyarakat, cenderung menarik diri, rewel, dan bersikap terlalu kritis.

berbanding terbalik dengan orang yang berIQ tinggi, orang yang berEQ tinggi cenderung memiliki IQ yang rendah atau rata-rata.
keuntungannya adalah mereka dapat lebih menyeimbangkan antara diri dan lingkungannya.
mereka lebih mudah bergaul di tengah-tengah masyarakat, mengusahakan kebahagiaan dalam dirinya sendiri, mengubah sesuatu yang buruk menjadi baik, dan lebih sukses dalam menjalani hidupnya.

kecerdasan yang sesungguhnya dimiliki oleh manusia tidak hanya terbatas pada kecerdasan teoritis saja, tetapi juga kecerdasan yang bersifat praktikal berupa tindakan nyata dalam bentuk perbuatan yang selama ini sudah tercermin dalam bentuk kecerdasan emosional.
READ MORE - KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

ANEKA RAGAM KECERDASAN MANUSIA

selama ini kita selalu beranggapan jika tolok ukur kecedasan manusia hanya tampak melalui kemampuan seseorang tersebut dalam mendapatkan prestasi yang tinggi di lingkungan pendidikan.
misalnya juara kelas, juara olimpiade sains, juara di bidang akademik, dsb.
hal tersebut memang ada benarnya dan tidak dapat disalahkan sepenuhnya. akan tetapi, jika kita mau untuk menelisik lebih dalam lagi tentang apa saja itu sesungguhnya hal-hal yang termasuk dalam kategori kecerdasan seorang manusia, maka kita akan dapat menemukan banyak sekali kecerdasan-kecerdasan dari manusia itu sendiri yang belum terungkap dan mungkin selama ini belum pernah kita kenal.

secara garis besar, penggolongan kecerdasan seorang manusia di bagi menjadi beberapa tipe, antara lain ;

1. kecerdasan logika matematika.
kecerdasan matematika menunjukan kemampuan dari seseorang untuk berpikir secara indukti dan deduktif, berpikirr logis, analisis,serta selalu memecahakan setiap permasalahan menggunakan kemampuan berpikir.
seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan logika matematika yang tinggi ini biasanya cenderung suka untuk menganalisis dan mempelajari sebuah permasalahan menggunakan pendekatan sebab akibat dari munculnya permasalahan tersebut.
seseorang dengan tingkat kecerdasan logika matematika yang tinggi juga biasanya suka untuk berpikir secara konseptual. misalnya adalah sering melakukan sebuah pengklasifikasian dan kategorisasi terhadap sebuah permasalahan yang dihadapinya.
kebiasaan yang suka dilakukan bagi seseorang bertipe seperti ini adalah berhitung, dan dia memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan matematika secara cepat.
permainan yang disukai oleh orang ini juga jenis-jenis permainan yang melibatkan kemampuan berpikir aktif dalam menjalankan permainan tersebut, seperti catur, rubik, teka-teki, dsb.

2. kecerdasan bahasa.
seseorang yang memiliki kecerdasan yang baik tercermin melalui pengungkapan gagasan-gagasan yang ingin disampaikannya itu melalui kemampuan kata-kata dan bahasa, baik itu secara tertulis maupun lisan.
kebiasaan yang disukai oleh orang dengan kecerdasan bahasa yang baik adalah kegiatan yang melibatkan penggunaan kemampuan pengelolaan bahasa dalam pekerjaan tersebut, misalnya membaca, menulis, baik berupa menulis kata-kata mutiara, menulis puisi, dsb.
orang ini juga memiliki kemampuan daya ingat terhadap sesuatu hal yang sangat kuat.
dalam metode belajar, umumnya lebih suka dengan cara mendengarkan dan verbalisasi.
ia juga akan cepat dalam melakukan pemahaman terhadap suatu bahasa asing yang baru dikenalnya.

3. kecerdasan musikal.
kecerdasan musikal menunjukan seseorang yang lebih peka terhadap suara-suara nonverbal yang berada di lingkungan sekitarnya, termasuk juga nada dan irama.
kebiasaan yang sering dilakukan oleh seseorang yang cenderung memilki kecerdasan musikal yang lebih baik adalah mendengarkan musik melalui media apa saja.
mereka juga mudah untuk mengingat dan mengekspresikan gagasan mereka melalui musik.

4. kecerdasan visual parsial.
kecerdasan visual parsial berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam melihat secara lebih mendalam keterkaitan antara objek dan ruang.
kemampuan yang dimiliki adalah mampu untuk menciptakan imajinasi bentuk dalam pikirannya. profesi yang biasa berkaitan dengan kecerdasan visual parsial adalah para pemahat patung dan para arsitek.
kemampuan untuk membayangkan suatu bentuk nyata dan memecahkan permasalahan sehubungan dengan kemampuan ini adalah hal yang menonjol dalam kecerdasan visual parsial ini.
biasanya seseorang dengan tipe kecerdasan seperti ini akan unggul dalam permainan mencari jejak dalam kepramukaan.

5. kecerdasan kinestetik
kecerdasan kinestetik merupakan kecerdasan seseorang dalam menggunakan bagian-bagian atau seluruh tubuhnya untuk berkomunikasi dan memecahakan suatu permasalahan.
kecerdasan ini biasanya terlihat pada seseorang yang unggul pada slah satu cabang olah raga tertentu, pandai menari, bermain akrobat, atau unggul bermain sulap.

6. kecerdasan interpersonal
kecerdasan interpersonal merupakan kecerdasan yang menampakan kepekaan terhadap perasaan orang lain. kecerdasan ini juga disebut sebagai kecerdasan sosial.
mereka cenderung mudah memahami dan berinteraksi dengan orang lain, sehingga mudah bersosialisasi dengan lingkungannya.
mereka juga memilki kemampuan dalam memimpin, mengorganisir, menangani perselisihan, memperoleh simpati dari orang lain, dsb.

7. kecerdasan intrapersonal
kecerdasan intrapersonal ini menunjukan kemampuan seseorang yang peka terhadap perasaan dari dirinya sendiri. mereka yang termasuk dalam golongan ini cenderung lebih mudah dalam mengorganisir segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.
mereka menyukai pada hal-hal yang berkaitan dengan kesunyian, kesendirian, merenung, dan instropeksi diri.

8. kecerdasan naturalis
kecerdasan naturalis berkaitan dengan kemampuan seseorang yang memiliki kepekaan terhadap lingkungan alam.
seseorang yang dominan dengan kecerdasan ini sangat suka dengan kegiatan di alam terbuka, seperti berada di pantai, gunung, cagar alam, hutan, dsb.
kegiatan yang biasa membuat mereka merasa tertarik adalah observasi lingkungan alam, seperti aneka bebatuan, lapisan tanah, flora, dan fauna.
READ MORE - ANEKA RAGAM KECERDASAN MANUSIA