TERUSLAH KONSISTEN !!!!


Beberapa waktu lalu ketika saya sedang menjelajah dunia maya,serta mampir di beberapa blog teman, saya menemukan artikel yang berisikan peribahasa yang menurut saya sangat menarik. Berikut adalah peribahasanya:

" ??????????
Chiri mo tsumoreba yama to naru.
Terjemahan harfiah: "Debu pun jika ditimbun akan menjadi gunung."
Padanan peribahasa Indonesia: "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit."
Sumber : http://tadotsugakuen.blogspot.com/ "

Jika kita mau berpikir sejenak, memang suatu kesuksesan itu selalu dimulai dari hal yang kecil tetapi kita lakukan secara konsisten.
Contohnya saja jika kita ingin sukses dalam pelajaran maka kita harus mengulang pelajaran tersebut setiap hari walaupun sedikit. Begitu juga dengan bidang yang lain kita mulai dengan yang sedikit tapi kita konsisten melakukannya maka hasil yang akan luar biasa. Ingat kunci disini adalah KONSISTEN. Lakukanlah dengan KONSISTEN apa yang menurut anda dapat mendekatkan anda pada impian Anda.

Semoga bermanfaat !!!
SALAM SUKSES !!! (C@R_DEE)

READ MORE - TERUSLAH KONSISTEN !!!!

Biografi Soichiro Honda


Soichiro Honda lahir tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (kini Tenrryu City) yang terpencil di Shizuoka prefecture. Daerah Chubu di antara Tokyo, Kyoto, dan Nara di Pulau Honshu yang awalnya penuh tanaman teh yang rapi, yang disela-selanya ditanami arbei yang lezat. Namun kini daerah kelahiran Honda sudah ditelan Hamamatsu yaitu kota terbesar di provinsi itu.
Ayahnya bernama Gihei Honda seorang tukang besi yang beralih menjadi pengusaha bengkel sepeda, sedangkan ibunya bernama Mika, Soichiro anak sulung dari sembilan bersaudara, namun hanya empat yang berhasil mencapai umur dewasa. Yang lain meninggal semasa kanak-kanak akibat kekurangan obat dan juga akibat lingkungan yang kumuh.
Walaupun Gihei Honda miskin, namun ia suka pembaharuan. Ketika muncul pipa sigaret modal Barat, ia tidak ragu-ragu mengganti pipa cigaret tradisionalnya yang bengkok, tidak peduli para tetangganya menganggapnya aneh. Rupanya sifat itu dan juga keterampilannya menangani mesin menurun pada anak sulungnya.
Sebelum masuk sekolah pun Soichiro sudah senang, membantu ayahnya di bengkel besi. Ia juga sangat terpesona melihat dan mendengar dengum mesin penggiling padi yang terletak beberapa kilometer dari desanya.

Di sekolah prestasinya rendah. Honda mengaku ulangan-ulangannya buruk. Ia tidak suka membaca, sedangkan mengarang dirasakannya sangat sulit. Tidak jarang ia bolos. �Sampai sekarang pun saya lebih efisien belajar dari TV daripada dari membaca. Kalau saya membaca, tidak ada yang menempel di otak,� katanya.
Ketika sudah kelas lima dan enam, bakat Soichiro tampak menonjol di bidang sains. Walaupun saat itu baru belasan tahun, namun dalam kelas-kelas sains di Jepang sudah dimunculkan benda-benda seperti baterai, timbangan, tabung reaksi dan mesin. Dengan mudah Soichiro menangkap keterangan guru dan dengan mudah ia menjawab pertanyaan guru.
Beberapa waktu sebelum itu, untuk pertama kalinya Soichiro melihat mobil. �Ketika itu saya lupa segalanya. Saya kejar mobil itu dan berhasil bergayut sebentar di belakangnya. Ketika mobil itu berhenti, pelumas menetes ke tanah. Saya cium tanah yang dibasahinya. Barangkali kelakuan saya persis seperti anjing. Lalu pelumas itu saya usapkan ke tangan dan lengan. Mungkin pada saat itulah di dalam hati saya timbul keinginan untuk kelak membuat mobil sendiri. Sejak saat itu kadang-kadang ada mobil datang ke kampung kami. Setiap kali mendengar deru mobil, saya berlari ke jalan, tidak peduli pada saat itu saya sedang menggendong adik.�
Soichiro hanya mengalami duduk di bangku sekolah selama sepuluh tahun. Sesudah lulus SD, anak nakal itu dikirim ke sekolah menengah pertama di Futumata yang tidak jauh dari kediamannya. Lulus dari sekolah menengah itu ia pulang ke rumah ayahnya. Gihei Honda sudah beralih dari pandai besi menjadi pengusaha bengkel sepeda. Gihei Honda memiliki majalah The World of Wheels yang dibaca Soichiro dengan penuh minat.
Di majalah itu sebuah bengkel mobil dari Tokyo memasang iklan mencari karyawan. Soichiro buru-buru melamar dan ia diterima. Walaupun ayahnya khawatir, namun Soichiro diantar juga ke kota besar itu.
Honda hampir tidak percaya pada telinganya Honda merasa saat menunggu dipanggil belajar menjadi montir itu benar-benar merupakan ujian ketabahan yang paling berat, yang pernah dihadapinya seumur hidupnya. Di masa-masa setelah itu ia sudah tidak takut lagi menghadapi rintangan apa pun berkat ketabahan yang diperolehnya selama menjadi kacung.
Honda yang selama kariernya tidak tahu banyak mengenai uang, Cuma mendapat keuntungan sedikit sekali tahun pertama itu. Tetapi Honda merasa beruntung karena bengkelnya sukses. Ia memutuskan untuk menabung dan memperkirakan selama masa kerjanya akan mampu mengumpulkan sampai 1.000 yen.
Selama hidupnya Honda terkenal sebagai penemu. Ia memegang hal paten lebih dari 100 penemuan pribadi. Yang pertama, ditemukannya ialah teknik pembuatan jari-jari mobil dari logam. Ketika itu mobil-mobil di Jepang memakai jari-jari kayu yang mudah terbakar. Perusahaan-perusahaan Jepang segera mengekspor jari-jari logam itu sampai ke India. Pada umur 25 tahun ia memperoleh keuntungan 1.000 yen sebulan.
Perusahaan juga menghargai orang-orang muda dan selalu merekrut orang-orang muda untuk memberi �darah baru� dan gagasan segar. Ketika Honda mengundurkan diri tahun 1973, yang dipilihnya sebagai pengganti ialah Kyoshi Kawashima, kepala bagian riset perusahaan Honda. Selama sejarahnya, perusahaan Honda hanya pernah mengalami pemogokan sekali pada tahun 1954. Ketika itu Honda dan manajemen di satu pihak menghadapi pekerja-pekerja dan adik Honda di Pihak lain. Tetapi sebagai layaknya perusahaan di Jepang semuanya itu diselesaikan dengan musyawarah.
Sejak tahun 1973 Honda pindah ke pasaran kendaraan beroda empat untuk bisa tetap mengembangkan jumlah penghasilan perusahaan. Stafnya yang pada masa Honda bertambah 10% setiap tahun. Kalau mereka bertambah tua, artinya beban perusahaan akan bertambah berat. Padahal Honda menghadapi persaingan berat di pasaran dalam negeri dan luar negeri. Untuk bisa tetap menciptakan pasaran baru mereka harus selalu mencari teknik yang unik dan efisien serta menjual produk dengan harga bersaing.
Namun ketika Honda dan Fujisawa mengundurkan diri pada musim gugur tahun 1973, Honda berkata, �Saya bisa mundur tanpa perasaan khawatir, karena saya yakin perusahaan akan terus maju dengan penuh semangat, menanggulangi pelbagai kesulitan dan luwes, tanpa kehilangan kesegarannya.�
�Terus terang saya merasa muda dalam hal mental maupun fisik,� kata Honda. �Saya kira kalian tidak bisa menang dari saya. Namun saya mesti mengakui sekarang saya sering merasa iri hati pada orang muda. Saya diberi tahu bahwa di Amerika pemimpin umum perusahaan berumur 40-an dan perusahaan yang dipimpin orang berusia 60-an tahun sering mengalami stagnasi. Kita sekarang memang memasuki zaman baru yang memerlukan nilai-nilai baru. Walaupun saya dan wakil pemimpin umum merasa kami masih muda, kami kira umur kami sudah lewat untuk memimpin.�
Kalau saya menengok kembali ke belakang, saya lihat bahwa yang saya buat tidak lain daripada kesalahan, serentetan kegagalan dan serentetan sesalan,� kata Honda. �Tetapi saya juga bangga untuk keberhasilan saya. Walaupun saya sering membuat kesalahan dan kegagalan, namun semua itu tidak pernah disebabkan oleh hal sama. Saya tidak pernah mengulangi kesalahan dan saya selalu berusaha sekuat mungkin untuk memperbaiki diri. Dalam hal itu saya berhasil.
�Ia tetap memegang saham terbesar di perusahaannya. Ketika mengundurkan diri tahun 1973 penghasilannya mendekati 1,7 miliar dolar. Walaupun sudah pensiun omongannya masih didengar. Katanya, masa depan industri Jepang bukan ditentukan oleh untuk cepat, tetapi oleh mutu barang yang kita buat dan pengaruhnya terhadap kepentingan sesama manusia. Kalau kita membuat barang yang menyebabkan banyak polusi kemungkinan kita akan untung, tetapi hanya sebentar, sesudah itu bangkrut. Kami di perusahaan Honda sering bergurau: Enak juga ada perusahaan-perusahaan besar yang kerjanya hanya memikirkan untung besar saja. Akibatnya perusahaan kecil seperti Honda mendapat kesempatan untuk membuat barang yang baik.
Semoga terinspirasi....
SALAM SUKSES !!!!
(sumber: http://hendriadi.blogdetik.com/ )

READ MORE - Biografi Soichiro Honda

Prinsip Hidup Sederhana Warren Buffet


beberapa waktu yang lalu ketika saya sedang blogwalking ke blog teman �teman ada artikel yang menarik perhatian saya, artikel itu mengenai Warren Buffet. Artikel itu memberikan pelajaran kepada saya tentang prinsip kesederhanaanya yang mengantarkanya menjadi orang terkaya no 1 di dunia. Marilah kita ikuti beberapa aspek yang menarik dalam hidupnya

1. Pertama kali dia membeli saham investasi pada usia 11 tahun dan dia katakan itu sudah terlambat !
Ajarkanlah anak � anak anda berinvestasi sejak dini.


2. Dia membeli sebuah ladang kecil pada usia 14 tahun dari hasil mengantar koran
Sesuatu bisa dibeli dengan sedikit tabungan
Ajarkanlah anak � anak anda untuk memulai sebuah bisnis.

3. Dia tetap tinggal dirumahnya yang kecil berkamar tiga yang ia tempati sejak menikah 50 tahun yll. Dia katakan : saya memiliki segalanya dirumah ini.
Jangan membeli sesuatu yang tidak benar � benar anda butuhkan, dan ajarkanlah anak anda berpikir demikian.
Terima kasih kepada pak Felix atas artikelnya !!! n_n
Sumber:investasi saham

READ MORE - Prinsip Hidup Sederhana Warren Buffet

SAAT ISTIRAHAT TELAH SELESAI , SAAT BEKERJA DENGAN KERAS DAN CERDAS LAGI !!!!

Tidak Terasa sudah beberapa bulan ini saya tidak memposting sesuatu di blog saya ini,begitu pula sudah lama saya tidak menyapa teman-teman saya di blog, memang dalam beberapa bulan ini saya lebih konsentrasi ke kuliah dulu, karena itu aktivitas blogging saya hentikan terlebih dahulu untuk beberapa bulan. Mohon maaf kepada semua pembaca blog motivasi ini karena dalam beberapa bulan belakangan ini tidak memposting artikel apapun, mulai sekarang saya akan memulai aktivitas blogging lagi�. Karena itu doakan semoga saya tetap konsinten dalam memberikan yang terbaik kepada pembaca dan blog ini menjadi semakin professional.

SALAM SUKSES !!!!
READ MORE - SAAT ISTIRAHAT TELAH SELESAI , SAAT BEKERJA DENGAN KERAS DAN CERDAS LAGI !!!!

Bermimpilah !!!

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia� , itu adalah sepotong lirik dari lagu Laskar pelangi yang dinyanyikan oleh grup Nidji. Bila kita renungi dalam-dalam makna dari lirik tersebut maka mungkin dapat saya simpulkan bahwa mimpi sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu yang ingin sukses dan bersaing di tingkat dunia.

Mimpi�, memang benar mimpi sangat dibutuhkan oleh kita untuk meraih kesuksesan, tidak ada orang yang super sukses pada saat ini yang tidak memiliki mimpi. Bill Gates bermimpi ia ingin memiliki produk yang akan ada di setiap rumah sehingga terlahirlah Microsoft Windows. Walt Disney bermimpi bahwa ia ingin melihat seekor tikus bisa menari sehingga terciptalah karakter micky mouse
yang menjadi ikon dari perusahaan Walt Disney yang masih eksis sampai saat ini, Wright bersaudara bermimpi bahwa mereka ingin agar manusia dapat terbang seperti burung sehingga terciptalah pesawat terbang. Ini hanyalah beberapa contoh yang membuktikan bahwa banyak orang-orang sukses yang memulai langkahnya dengan berrmimpi.

Bahkan para trainer atau motivator kelas dunia pun menyarankan jika kita ingin mebangun kesuksesan kita maka hal yang pertama kali kita lakukan adalah dengan bermimpi. Apa yang kita inginkan,mau menjadi apa kita 1 tahun lagi ,5 tahun lagi, 10 tahun lagi, atau bahkan ketika kita sudah tidak ada di dunia ini,seperti apa kita ingin dikenang. Setelah itu kita renungkan betapa bahagianya kita ketika berhasil meraih mimpi kita itu dan betapa sengsaranya kita jika kita tidak berhasil meraihnya. Hal ini dapat membuat kita termotivasi untuk terus bekerja keras serta cerdas dalam upaya kita untuk meraih mimpi itu.

Mengingat betapa pentingnya untuk memiliki mimpi, maka saya mengajak teman-teman sekalian untuk bermimpi, jangan pernah takut untuk bermimpi !!! tidak ada yang melarang kita untuk bermimpi ,bermimpi itu gratis. Jangan hiraukan apa yang orang katakan tentan mimpi kita ,tetaplah fokus untuk meraih impian kita walaupun orang-orang di sekitar kita menganggap impian kita adalah sesuatu yang mustahil. Ingatlah bahwa seorang penghayal adalah orang yang kerjanya hanya bermimpi saja tanpa berusaha untuk merealisasikannya. Sedangkan pemimpi sejati adalah orang yang berani bermimpi serta berani pula bekerja keras untuk merealisasikan mimpinya.

Selamat bermimpi !!!

Dan selamat berusaha untuk merealisasikannya!!!

Salam SUKSES !!!




(INGIN DAPAT UANG DARI BISNIS ONLINE ??? KLIK DIBAWAH)
http://tinyurl.com/66n3l8

READ MORE - Bermimpilah !!!

Inspiring Word

Berikut ini adalah beberapa perkataan yang dapat menginspirasi kita untuk lebih bersemangat dalam meraih cita-cita kita :

� Cara paling efektif mencapai masa depan yang cerah adalah dengan menghadapi masa kini secara berani dan konstruktif . (Rollo May) �

� Waktu mengerutkan wajah. Kehilangan antusiasme akan mengerutkan jiwa . (Waterson Low) �

� Tak ada orang pesimis yang pernah menemukan rahasia di balik bintang-bintangatau berlayar ke pulau yang tak tercantum di dalam peta atau membuka surge baru untuk jiwa manusia . (Hellen Keller) �

� Selalu diperlukan keadaan gawat untuk kemajuan. Karena adanya kegelapan, maka dibuat lampu. Karena adanya kabut, maka dibuat kompas. Rasa lapar mendorong kita bereksplorasi. Dan adanya depresi mengajari kita tentang nilai sebenarnya dari sebuah pekerjaan. (Victor Hugo) �


� Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan adanya antusiasme, aka nada kepandaian, kecakapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi. (Henry Ford) �

� Pertama-tama tanyakan pada diri anda, apa kemungkinan terburuk yang dapat terjadi? Lalu persiapkan diri untuk menerimanya. Lalu teruskan untuk memperbaiki yang terburuk. (Dale Carnegie) �

� Tiga hal penting yang diperlukan untuk meraih sesuatu yang berarti adalah pertama : kerja keras, kedua : berpegang pada kata-kata yang berakhir dengan tif, ketiga : akal sehat. (Thomas A.Edison) �



(INGIN DAPAT UANG DARI BISNIS ONLINE ??? KLIK DIBAWAH)
http://tinyurl.com/66n3l8
READ MORE - Inspiring Word

Kisah Sepatu Abu Kosim


Abu Kosim adalah seorang laki-laki setengah baya yang hidup di kota Bagdad. Badannya kurus dan kecil, jenggotnya mirip jenggot kambing. Ia hidup seorang diri di rumah yang cukup sederhana. Selama ini Abu Kosim dikenal sebagai orang yang pelit pada dirinya sendiri. Barang-barang yang dimilikinya tidak akan dibuang atau diberikan kepada orang lain sebelum terlihat amat dekil.

Salah satunya adalah sepatu. Sepatu terbuat dari kulit unta yang telah dipakai bertahun-tahun itu tetap dipertahankan meskipun sudah sangat dekil, berlubang di sana-sini dan menyebarkan bau tidak sedap. Suatu hari Abu Kosim bertemu dengan sahabat lamanya di kolam renang. Di tempat tersebut sahabatnya berjanji akan membelikan sepatu baru. "Karena saya lihat sepatu kamu sudah bau tong sampah," kata sahabatnya sedikit menyindir. "Wah, kalau begitu terimakasih," ucap Abu Kosim tanpa merasa tersindir sedikit pun. Sewaktu Abu Kosim selesai mandi, di dekat sepatu bututnya ada sepatu baru yang amat bagus.

Warnanya hitam dengan hiasan warna emas di sana-sini. "Sahabatku memang baik," gumam Abu Kosim tercengang melihat sepatu itu. Ia kira sepatu itu dari sahabatnya. Tanpa berpikir panjang lagi ia memakainya dan membawanya pulang. Tetapi apa yang terjadi? Tidak lama setelah Abu Kosim duduk di ruang tamu rumahnya, datang seorang pengawal kerajaan membawa surat penangkapan. "Apa salah saya?" tanya Abu Kosim. "Kamu telah mencuri sepatu Gubernur," jawab pengawal. "Mencuri? Yang benar saja," Abu Kosim merentangkan tangannya. "Tadi saya memang baru diberi sepatu baru oleh sahabat lama saya. Bukan mencuri seperti yang kamu tuduhkan!" Abu Kosim tidak terima. "Saya hanya diminta menangkap tuan. Kalau keberatan, silakan tuan kemukakan alasan tuan di persidangan," ujar pengawal.

Akhirnya dengan terpaksa Abu Kosim mengikuti pengawal. Di balairung ia sudah ditunggu Gubernur beserta Tuan Hakim. "Abu Kosim, kamu telah mencuri sepatu Gubernur dan menukarnya dengan sepatumu. Karena kamu telah melanggar hukum, kamu didenda 50 dinar," kata Hakim usai membacakan kesalahan Abu Kosim. Tanpa memberi alasan lagi Abu Kosim mengeluarkan uang dendanya dan mengembalikan sepatu Gubernur serta mengambil sepatu bututnya. "Sepatu ini benar-benar membuat sial!" sungut Abu Kosim begitu keluar dari balairung, "lebih baik dibuang di sungai saja," putusnya kemudian.

Hari itu juga, sebelum sampai di rumah Abu Kosim membuang sepatunya ke sungai. Namun dasar sedang sial, sepatu yang dibuang itu ternyata tersangkut di jala seorang nelayan miskin. Beberapa jam kemudian datang pengawal membawa surat penangkapan. "Sepatu yang kamu buang telah merusak jala seorang nelayan miskin, sehingga ia tidak mendapatkan ikan," alasan pengawal. Untuk kedua kalinya di hadapan Gubernur Abu Kosim didenda. Kali ini dia harus mengganti segala kerugian yang diderita nelayan itu, gara-gara sepatu bututnya. "Benar-benar sepatu sialan!" umpat Abu Kosim begitu kembali ke rumah, "Mungkin aku harus membuangnya di tempat yang tidak dilalui orang," terusnya sambil berpikir keras. Malam harinya Abu Kosim berjalan menyusuri kota dan menemukan bangunan kuno tertinggi di Kota Bagdad.

Di atas genteng bangunan itulah ia membuang sepatunya. Ternyata apa yang diperkirakan Abu Kosim meleset. Memang bangunan itu tidak dilewati orang, tetapi di situ ada penghuninya, yaitu seekor kucing. Karena merasa terganggu dengan bau busuk sepatu Abu Kosim, kucing tersebut menjatuhkannya. Pada saat itu di bawah gedung ada seorang laki-laki lewat dan sepatu Abu Kosim mengenai kepalanya. Lakilaki itu langsung mengadu-kan kepada Gubernur.

Sekali lagi Gubernur memanggil Abu Kosim. "Untuk ketiga kalinya kamu membuat kesalahan, karena itu selain didenda kamu juga ditahan selama satu minggu!" Hakim memutuskan di persidangan. Nah, di dalam sel itulah Abu Kosim baru sadar akan sifat pelitnya selama ini yang ternyata telah menyengsarakannya dan menyengsarakan orang lain. Setelah keluar dari penjara ia menghadap Gubernur. "Yang mulia, saya ingin membuat perjanjian," kata Abu Kosim sungguh-sungguh, "saya akan membuang sepatu butut ini dan akan membeli sepatu baru. Dengan begitu apa pun yang terjadi akibat sepatu ini jangan dikaitkan dengan saya," katanya lagi. Gubernur tersenyum tanda setuju. Terlebih lagi setelah Abu Kosim berjanji akan merubah sifat pelitnya selama ini.

READ MORE - Kisah Sepatu Abu Kosim